Rabu, 09 Maret 2011

Sebaiknya Anda Tahu

“ Meditasi itu bukan apa yang kaupikirkan ” 

Kita tentunya sudah akrab dengan kata Meditasi atau sudah mengenal lebih jauh dan ikut serta dalam didalamnya. Kata meditasi itu berasal dari bahasa latin MEDICARE yang berarti “berpikir secara mendalam”. Santo Thomas Aquuino dan Santo Bernardus dari clairvaux memahami Meditasi sebagai “pencarian kebenaran (Inquisitio Veritalis). Orang yang mau meditasi itu tidak hanya mau merenungkan keberanan, tetapi ingin lebih mendalam mengetahui dan menikmati “sang kebenaran” yaitu ALLAH .
Meditasi kristiani atau doa kontemplatif ini adalah doa hening dan singkat dengan menggunakan kata doa yang berasal dari bapa bapa padang gurun di abad keempat. Dalam kontemplatif ini kita sepenuhnya berada pada kekinian dan melepaskan semua pemikiran pemikiran masa mendatang, melepaskan semua pemikiran masa lalu, melepaskan semaua gambaran dan khayalan dan menyadari dengan sungguh saat ini saja.
Pater John Main OSB (1926-1982), seorang rahib Benediktin, memperkenalkan kembali doa kuno ini untuk orang orang sibuk di masa kini. Berdoa dengan cara yang hening ini bukan hanya milik para rahib saja, namun juga dapat dilaksanakan oleh semua orang untuk dapat bertemu TUHAN  dengan berpusat pada KRISTUS seperti para rahib dan pastor di padang pasir. Tidak perlu ada pembelajaran khusus dan berpikir terlalu berat karena semuanya sudah ada ditempat terdalam setiap manusia.
Kebanyakan kita tidak menyadari adanya kemampuan untuk lebih dalam ini, malahan hilang dan terbenam oleh kilaun tawaran duniawi berupa materialistis, kesenangan, kesombongan dan tidak mempunyai kemampuan untuk bangkit. Kemampuan ini tertutup oleh dosa.
Meditasi Kristianai mengajarkan pada kita untuk DUDUK dengan TENANG, duduk dengan PUNGGUNG TEGAK. Duduk dengan santai, tetapi tetap terjaga penuh. Dalam keheningan itu kita terus MENGULANG kata suci dalam hati “MARANATHA” sampai selesainya meditasi kita.
MARANATHA berarti Datanglah Tuhan atau Tuhan kami datang (1 Korintus 16:22) Mar artinya Tuhan, akhiran an artinya Kami. Jadi Maran berarti Tuhan Kami. Maranatha   berarti Tuhan Kami datang atau datanglah Tuhan. Maranatha berasal dari bahasa ARAM. Bahasa ARAM lain di Alkitab yang dipakai Yesus : Talita Kum (Markus 5 :41), Eloi-eloi lama sabakthani (Markus 15 :34) ; Matius 27 :46), Abba (cara Yesus memanggil Bapanya).
Hal pertama yang kita temukan saat bermeditasi adalah pikiran kita melompat dari satu hal ke hal yang lain, dari satu rencana ke rencana yang lain, dan dari satu fantasi ke fantasi yang lain. Dan ada kegembiraan dalam langkah awal ini karena kita mengalami pengenalan diri. 
Meditasi kristiani membawa kita untuk hidup dalam saat kini. Saat awal kita meditasi kita tidak hidup dalam saat kini. Mengapa ? karena pikiran kita hidup pada masa lampau, yaitu apa yang terjadi kemarin, apa yang terjadi 5 tahun lalu. Dan membuat kita memiliki rasa bersalah, sedih. Kemudian melompat  hidup pada masa yang akan datang, kita menjadi cemas, kuatir, takut.
Jadi kita tidak dapat menikmati damai atau kegembiraan dalam kesukacitaan dengan hidup pada masa lampau atau masa yang akan datang.
(Pada tanggal 1,2 dan 3 april 2011 kelompok meditasi bogor akan mengadakan ret-ret dan mengenal lebih dalam).”Fiat Voluntas Tua”(dari berbagai sumber dan Meditasi bersama Yesus/Romo Siriakus Maria Ndolu, O. Carm)
(Medy Mutis kelompok meditasi kristiani Bogor)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar anda. ^^