Rabu, 11 Januari 2012

Sebaiknya Kita Tahu 4


SEKILAS INFO TENTANG WILAYAH ST. ANTONIUS – TAJUR
TANGGAL 19 OKTOBER 2005
PERUBAHAN MENJADI WILAYAH ST. ANTONIUS

Sebaiknya Umat Wilayah St. Antonius mengetahuinya.

Sekilas info tentang wilayah Tajur.

Sebelum mengetahui lebih jauh tentang Riwayat Wilayah Tajur, kami sampaikan terlebih dahulu, informasi singkat keberadaan gereja St. Fransiskus Asisi, Sukasari – Bogor. Gereja ini berada sejak 1963. Bagi Gereja Sukasari, tahun tersebut merupakan era baru/era bersejarah karena sejak itu Sukasari menjadi Paroki tersendiri/lepas dari Paroki Katedral, tepatnya 4 Oktober 1963 dengan Pastor Paroki pertama Pater Kohler OFM (alm.).
Dalam tenggang waktu 8 (delapan) tahun (1963-1971) Tajur masih berbentuk Kring, yaitu “Kring LIPI” dengan area Tajur dan sekitarnya, yang pada waktu itu Ketua Kringnya Bp. Yulius Sutjipto.
Dengan perkembangan Situasi, Kondisi dan Umat, Gereja mengambil suatu kebijaksanaan melakukan penyempurnaan/Pengembangan organisasi, dengan meningkatkan Status Kring menjadi Wilayah. Maka dengan otomatis Kring LIPI menjadi “Wilayah Tajur” (15 Agustus 1971) dengan Ketua Wilayah pertama Bp. Matheus Sudiman (alm.).
Proses perubahan nama, dalam kurun waktu 34 tahun (1971-2005). Wilayah Tajur belum memiliki Santo Pelindung, maka sesuai AD/ART Paroki dan atas kesepakatan umat wilayah, dengan demikian Wilayah Tajur, berubah menjadi “Wilayah St. Antonius” sejak 19 Oktober 2005, sewaktu Ketua Wilayah dijabat oleh Bp. Tony A. Widyanto.
Selanjutnya, secara singkat kami sampaikan Kronologis, kewilayahan :
Bisa dikatakan bahwa Wilayah St. Antonius/Tajur adalah Wilayah dengan area yang paling luas di Paroki Sukasari, ini mencakup :
·         Pertigaan Ekalokasari sampai Gadog ke arah Timur dan Yayasan Kinasih Jl. Sukabumi, kearah selatan.

·         Secara Pastoral, luas Wilayah + 22.13 Km2 yang meliputi 17 Kelurahan/Desa, yaitu :
-          Kelurahan Pakuan, Tajur, Muarasari : 4.32Km2
-          Kelurahan Sindangsari, Sindangrasa dan Katulampa : 5.00Km2
-          Kelurahan Bendungan : 0.93Km2
-          Kelurahan Banjarwaru, Ciawi, Harjasari dan Cibedug : 4.81Km2
-          Keluarahan Rancamaya : 0.60Km2
-          Kelurahan Cimande Hilir, Lemahduhur, Caringin : 3.34Km2

·         Batas-batas Wilayah :
-          Sebelah Timur : Jl. Tol Ciawi, Bogor.
-          Sebelah Barat : Cipaku dan Genteng
-          Sebelah Selatan : Cijeruk, Cicurug
-          Sebelah Utara : Siliwangi I, Siliwangi II

·         Batas-Batas Lingkungan :
1.       Lingkungan St. Benediktus/I
Pertigaan Ekalokasari hingga Gg. Mesjid Jl. Raya Tajur.
2.       Lingkungan St. Elizabeth/II
Kelurahan Katulampa, Sungai Ciliwung.
3.       Lingkungan St. Gregorius/III
Jl. Raya Tajur, Jl. Sukajaya, Komp. Unitex.
4.       Lingkungan St. Yustinus/IV
Jl. Babadag, Sindangrasa, Teras Hijau, Tol Ciawi.
5.       Lingkungan St. Katharina/V
Komp. Pakuan terdiri dari Komp. LIPI, Jl. Anggrek, Jl. Wijaya Kusuma, Jl. Melati dan Jl. Seruni.
6.       Lingkungan St. Maria/VI
Jl. Sedap Malam, Jl. Dahlia II, V, dan VI.
7.       Lingkungan St. Theresia/VII
Jl. Raya Tajur, Muarasari, Komp. Limex, Wangun.
8.       Lingkungan St. Yohanes Pembaptis/VIII
Jl. Raya Wangun, Sindangsari, Harjasari, Ciawi, Banjarwaru, Cibedug, Banjarsari-Teluk Pinang, Caringin, Cigombong, Cicurug.

·         Potensi Wilayah :
-       Jumlah Lingkungan : 8
-       Jumlah Rukun : 32
-       Jumlah Kepala Keluarga : 506 KK
-       Jumlah Umat : 1.484 Jiwa
Laki-Laki : 699 Jiwa
Perempuan : 785 Jiwa
-       Jumlah Umat Kurang Mampu : 57 Orang/KK
-       Jumlah Anak Asuh : 17 Orang

·         Kepengurusan/Organisasi :
a.       Kekuatan Perangkat Wilayah :
-       Jumlah Pengurus : 63 orang
-       Penasehat : 5 orang
-       Pengurus Inti : 18 orang
-       Ketua Lingkungan : 8 orang
-       Ketua Rukun : 32 orang

b.       Pengurus Inti :
1.       Tarsisius Sujitno : Ketua Wilayah
2.       Yohanes Sawiyo : Wakil Ketua I
3.       Heribertus Basuki : Wakil Ketua II
4.       Hironimus Budiyatno : Sekretaris I
5.       Monica Euis Ernawati : Sekretaris II
6.       Maria F. Wyta Ashadi : Bendahara
7.       Sisilia Sumiati : Kasie Sosial
8.       Maria C. Ratna S. : Kasie Kardiwilasa
9.       Dr. Vency Tjahyaputra : Kasie Kesehatan
10.    Fransiska Hendra Wirawan : Ketua Tim Doa
11.    Stefanus Suparno : Kasie Humas
12.    Maria F. Ing Riani : Kasie Kitab Suci
13.    Flaviana Giovani Natasha : Ketua BIA
14.    Basilius Sukino Br : Kasie Liturgi
15.    Ignatius Alwi Sadiyo : Kasie Prodiakon
16.    Agustinus Djumadi : Ketua TTK
17.    Andreas Tri Wahyono : Kasie Kepemudaan
18.    Ani Sigit : Kasie Koor


c.        Pelayanan Gereja :
-       Anggota Koor : 48 orang
-       Anggota TTK : 42 orang
-       Prodiakon :  4 orang
-       Lektor/Lektris :  8 orang
-       Putera Altar :  8 orang

Kurun Waktu Kepemimpinan :
1.       Ketua Wilayah
Th. 1971-1988 Bp. Matheus Sudiman (alm.)
Th. 1988-1994 Bp. Ir. Kismono
Th. 1994-1996 Bp. Ir. Pius Kataren
Th. 1996-2002 Bp. Y.B. Susanto
Th. 2002-2006 Bp. Tony A. Widyanto
Th. 2006-2009 Bp. Drs. T. Sujitno
Th. 2009- Bp. Drs. T. Sujitno

2.       Pengurus, Ketua Lingkungan/Rukun, yang Purna Bhakti :
1.       Martinus Samidjan Wadisurya : Wakil Ketua Wilayah
2.       Dionesia Devita Sari : Sekretaris Wilayah
3.       Y.G. Hari Gunarto : Ketua Lingkungan
4.       M. Suzanty Trisnadi : Ketua Lingkungan
5.       Agustine Santoso : Ketua Lingkungan
6.       Robertus Sumardi (alm.) : Ketua Lingkungan
7.       Stany Gunawan (alm.) : Ketua Lingkungan
8.       Maria Imaculata Ambarini : Ketua Lingkungan
9.       Maria Indarsih Rinukti : Kasie Kitab Suci
10.    Natalia Christi Nary : Ketua Rukun
11.    Paskalina Lianawati Arifin : Ketua Rukun
12.    Rina Yoseph                : Ketua Rukun
13.    Yosephine Bertha Kustini : Ketua Rukun
14.    Yohana Herni : Ketua Rukun
15.    Maria Theresia Sujiaty : Ketua Rukun
16.    Yohanes Ciptanto : Ketua Rukun
17.    Frumentius Djemikin (alm.) : Ketua Rukun
18.    Herlinda : Ketua Rukun
19.    Halim Wijaya : Ketua Rukun
20.    Shiarli Manli : Ketua Rukun
21.    Yanti Armen : Ketua Rukun

3.       Nama-Nama Ketua Lingkungan :
·         Antonius Sarosa - St. Benediktus/I : 4 Rukun
·         Ant. Damianus Agus S. - St. Elizabeth/II : 4 Rukun
·         Agustinus Saliyo - St. Gregorius/III : 3 Rukun
·         Agustinus Samidjan - St. Yustinus/IV : 3 Rukun
·         Sisilia Lianti Gunawan - St. Khatarina/V : 6 Rukun
·         Regina Bertha Sutandi - St. Maria/VI : 5 Rukun
·         Heribertus Basuki - St. Theresia/VII : 3 Rukun
·         Ignatia Diah Praswati - St. Yoh. Pembaptis/VIII : 4 Rukun

4.       Pastur Pendamping :
1.        RD Alfonsus Sutarno
2.        RD A. Simbul Gaib Pratolo
3.        RD Benyamin Sudarto
4.        RD Thomas Vilkanova Saidi
5.        RD Yohanes maria Ridwan Amo
6.        RD Stanislaus Kostka Pujiantoro (alm.) 29 Mei 2009
7.        RD Antonius Garbito Pamboaji (2010-2011)
8.        RD Robertus Eeng Gunawan (2011-       )


Program Kerja :
Proses penyusunan Program Kerja Wilayah, dilaksanakan dalam forum rapat pleno Wilayah, materinya merupakan produk dari para Ketua Lingkungan, yang dihimpun/dipadukan menjadi Program kerja Wilayah.
Dari perpaduan program tersebut dilaksanakan bersama-sama dengan sistem jadwal berimbangm namun itu pun mengalami kendala karena tiap-tiap Lingkungan kondisi dan situasinya berbeda.
Khusus yang berkaitan dengan rapat pengurus, dilakukan secara Insidensil, dengan materi pembahasan hal-hal yang sifatnya penting/mendadak dan perlu prioritas penanganan dengan cepat.
Pengisian personal dalam jabatan tertentu berpedoman pada :
·         Kumpulan beberapa statuta Keuskupan Sufragan Bogor.
·         Program Kerja DPP, dalam menumbuhkan Komunitas Basis.

Selaras dengan ketentuan tersebut diatas, Wilayah berupaya melakukan penyempurnaan Pengurus baik di Tingkat Lingkungan maupun ditingkat Rukun, tujuannya :
·         Untuk penyegaran dan Kaderasasi bagi generasi penerus.
·         Untuk menumbuhkan Iman kebersamaan dan cinta kasih.
·         Untuk mempermudah pelayanan terhadap umat.
·         Untuk memperlancar arus informasi secara timbal balik.
·         Untuk meningkatkan Pengawasan yang efektif dan efisien.
·         Untuk menghilangkan kesan kejenuhan.

Perubahan penataan Lingkungan dan Rukun, selama ini adalah sebagai berikut :
·         Pada tahun 2005-2009, Wilayah St. Antonius/Tajur terdiri dari 6 (enam) Lingkungan dan 32 Rukun.
·         Tahun berikutnya 2009-2011, mengalami perubahan, yaitu dari 6 (enam) Lingkungan menjadi 8 (delapan) Lingkungan namun untuk Rukun tetap 32.

Rincian Program Kerja Wilayah :
1.        Pembinaan terhadap umat
2.        Sensus Umat/Pendataan sesuai mutasi
3.        Penentuan batas wilayah
4.        Pengkaderan (OMK, Pengurus, Ketua Lingkungan & Rukun)
5.        Penyediaan Kartu Iuran
6.        Misa Wilayah
7.        Tertib Administrasi Keuangan.
8.        Pemeliharaan data KK kurang mampu, anak asuh
9.        Rantangan Pastor Paroki/hari Minggu/bergilir
10.     Bunga altar
11.      Pelayanan administrasi pada umat dengan moto : Cepat, Ramah, Luwes
12.     Melaksanakan kegiatan sehari-hari besar keagamaan.

Pembinaan
·         Pembinaan Rutin/Kerohanian :
-       Melalui Misa Wilayah, Lingkungan dan Umat.
-       Pertemuan, APP, AAP, Bulan Maria/Rosario, Kitab Suci
-       Ibadat sabda, Misa Jumat pertama, pemberkatan rumah, dll
-       Ziarek dan Rekoleksi.

·         Pembinaan secara Insidentil :
-       Melalui pertemuan dengan para Ketua Lingkungan, Rukun.
-       Melalui kunjungan mendadak.
-       Kunjungan terhadap orang sakit, duka, musibah/bencana alam.

Keuangan :
Sistem pengelolaan keuangan Wilayah St. Antonius/Tajur, berdasarkan petunjuk serta ketentuang yang berlaku, yaitu :
·         Administrasi keuangan sudah mengacu pada petunjuk dari tingkat Paroki (Sistem Pembukuan).
·         Laporan keuangan yang merupakan pertanggungjawaban kepada umat, dilakukan setiap 4 (empat) bulan sekali, tujuannya supaya umat ikut mengawasi hal ini merupakan pengendalian agar tidak terjadi penyimpangan.
·         Penggunaan keuangan Wilayah dilakuakn secara prioritas/penting diantaranya :
-       Untuk bantuan anak asuh
-       Untuk umat yang sangat memerlukan secara mendadak/umat kurang mampu.
-       Untuk bantuan Bencana Alam, Orang Sakit, Kematian/Duka, dll.
-       Pinjaman tanpa bunga (Seksie Sosial)

·         Sumber dana keuangan wilayah, diperoleh :
-       Dari Iuran Umat (murni)
-       Dari Pengadaan Bazar
-       Dari Donatur (tidak lancar)
-       Dari bantuan tidak langsung/spontanitas
-       Dari PSE Paroki (untuk pembekalan pengurus)

·         Program bantuan Wilayah, antara lain :
1.        Misa Wilayah
2.        Bina Iman Anak (Katulampa)
3.        Kardiwilasa/Kematian
4.        Rapat Pengurus
5.        APP, AAP, Rosario, Bulan Kitab Suci
6.        Rantangan untuk Romo
7.        Bunga Altar
8.        Sekretariat Wilayah (ATK, dll)
9.        Keperluan Koor
10.     Berita Paroki, dan Antar Jemput BP.
11.      Anak asuh, umat kurang mampu.
12.     Pengembalian 15% ke lingkungan.
13.      Penyediaan Seragam, Pengurus, Koor, TTK, Prodiakon, Ketua Lingkungan dan Rukun.

·         Program Bantuan Sosial :
-       Memberikan sumbangan kepada umat yang mendapat musibah/bencana alam
-       Pembelian Microphone untuk anggota Koor
-       Bantuan pendidikan anggota Koor
-       Perbaikan LCD dan Wireless
-       Untuk rekoleksi pengurus dan anggota koor
-       Pembelian Mic, biaya seminar anggota koor, dll.

·         Kesejahteraan :
-       Dalam kurun waktu + 5 (lima) tahun ini, wilayah berupaya meningkatkan kesejahteraan bagi Pengurus dengan memberikan seragam untuk semua aparat Wilayah (200 orang).
-       Pemberian bantuan kepada anak asih, KK kurang mampu, keluarga duka, keluarga kena bencana alam dan BIA.
-       Memberikan bantuan setiap kelompok dalam pertemuan APP, AAP, Rosario/Bulan Maria dan bulan Kitab Suci (untuk konsumsi).
-       Pengembalian dana 15% kepada para Ketua Lingkungan.
-       Memberikan kenang-kenangan kepada Aparat Wilayah yang sudah purna bakti.
-       Ikut aktif membantu PSE Paroki dalam rangka :
o    Pemberian bingkisan natal bagi umat/KK kurang mampu (57)
o    Memelihara data umat yang mendapat pelayanan kesehatan
-       Mempermudah pinjaman, tanpa bunga, melalui Seksi Sosial.

Penutup
·         Kepada Bpk/Ibu dan Para Pemirsa, khususnya umat Wilayah Santo Antonius/Tajur : Saran dan pendapat sangat kami nantikan.
·         Kami menyadari bahwa data apapun yang kami suguhkan ini, masih kurang sempurna, hanya setidaknya mendekati kebenaran.
·         Kami mohon maaf atas segala kelemahan, kekurangan maupun tutur kata yang kurang pada tempatnya.

Tuhan menyertai kita semua.

Bogor, 9 Desember 2011
Drs. T. Sujitno/Ketua Wilayah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar anda. ^^